Pendaftaran Jasa Teknisi Listrik Jogja (JTLJ)

jasa teknisi listrik jogja (jtlj)
CALL (0274) 4469601

Apakah Anda teknisi listrik yang ingin mendaftar dalam komunitas Jasa Teknisi Listrik Jogja (ITLJ)?
Silakan isi formulir berikut:

1. Gratis (tidak dipungut biaya apa pun);
2. Pendaftaran hanya butuh rata-rata setengah menit;
3. Meningkatkan peluang berkarya di bidang listrik wilayah Jogja* ;
4. Berbagi ilmu/informasi yang berguna bagi sesama saudara seprofesi;
5. Dapatkan harga khusus untuk toko-toko alat listrik yang ditunjuk.

*juga terbuka untuk Solo/Klaten

JENIS-JENIS KABEL LISTRIK: MACAM-MACAM DAN UKURAN KABEL

JENIS-JENIS KABEL LISTRIK: MACAM-MACAM/TIPE-TIPE, UKURAN, DAN PENGGUNAANNYA. Informasi terlengkap dari Toko Listrik terlengkap di Yogyakarta.

Source: JENIS-JENIS KABEL LISTRIK: MACAM-MACAM DAN UKURAN KABEL

[vc_row][vc_column][vc_column_text]Jenis-jenis kabel listrik adalah salah satu pertanyaan yang dilontarkan orang awam ketika memilih kabel, dan dapat dimengerti dari ringkasan berikut.

JENIS-JENIS KABEL LISTRIK: MACAM-MACAM/TIPE-TIPE, UKURAN, DAN HARGANYA

Macam macam kabel jenis ukuran kabel listrik
Untuk instalasi listrik di rumah, secara umum kabel terdiri dari konduktor dan isolator.

Konduktor adalah bagian serabut tembaga atau alumunium yang fungsi utamanya menghantar aliran listrik. Daya hantar atau konduktansi dari sebuah kabel listrik ditentukan oleh parameter yang disebut dengan KHA (Kemampuan Hantar Arus). Kemampuan hantar arus dari kabel listrik berbeda-beda tergantung dari elemen atau bahan konduktor dari kebel listrik itu sendiri.

Isolator adalah bahan pembungkus kabel yang berfungsi sebagai pelindung (agar tidak mencederai manusia). Bagian isolator pada kabel listrik merupakan bahan yang tidak dapat menghantarkan arus listrik, yang terbuat dari bahan karet atau plastik (thermoplastik atau thermosetting). Semakin baik tingkat isolator suatu kabel, semakin bagus kualitas dari kabel tersebut.

Sumber: skemaku[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_column_text]

Silakan kontak Toko Listrik Global Electric/Toko Lampu Hias "Gajah" Yogyakarta untuk informasi supply kabel. (0274) 4469601

[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_column_text]

UKURAN KABEL LISTRIK DALAM KEMAMPUANNYA MENGALIRKAN ARUS LISTRIK

Ukuran kabel listrik (kemampuan kabel listrik) dalam menghantar arus listrik diindikasikan oleh Kemampuan Hantar arus (KHA) dalam satuan Ampere. KHA ini ditentukan oleh ukuran kabel itu sendiri, tepatnya luas penampang konduktor. Semakin besar penampang kabel, semakin besar kemampuannya menghantar arusnya listrik.

Contoh: Di Indonesia, kita menggunakan tegangan listrik 220V, dan pada kabel yang memiliki KHA 12 Ampere, daya yang dapat “diangkat” oleh kabel ini adalah:

Ampere x Volt = Watt
12 x 220 = 2,640 Watt

sumber: mumetlistrik

Artinya, segala barang elektronik yang memakan daya hingga 2,640 Watt, misalnya seperti kulkas dapat menggunakan kabel yang memiliki KHA 12 Ampere.

Sebagai orang awam, bagaimana kita mengetahui KHA dari sebuah kabel? Kembali dari pernyataan di atas, kemampuan hantar arus sebuah kabel ditentukan oleh luas penampang konduktor, dan indikatornya dapat Anda lihat di informasi kabel itu sendiri.

Jenis-jenis kabel listrik yang berbeda dinotasikan dengan kode-kode yang juga mencantum ukuran kabel listrik. Misalnya, kabel NYMHY 2×0,75mm persegi (nanti akan dijelaskan mengenai jenis-jenis kabel: NYM, NYY, NYMHY, NYYHY, NYA, dan NYAF) berarti kabel tersebut adalah tipe NYMHY dengan isi 2 konduktor, dengan masing-masing konduktor memiliki ukuran luas penampang 0,75 mm persegi. Begitu juga jika Anda menemukan misalnya ukuran 2×1,5mm persegi berarti kabel tersebut berintikan 2 konduktor yang memiliki luas penampang 1,5mm persegi. Juga misalnya 3×1,5mm persegi adalah kabel dengan memiliki 3 inti konduktor dengan luas penampang 1,5mm persegi untuk tiap konduktornya.

tabel kha dan luas penampang kabel nym nyy nyyhy nymhy
UKURAN KABEL (LUAS PENAMPANG) DAN KEMAMPUAN MENGHANTAR ARUS LISTRIK

 

Tabel di atas menunjukkan daftar berbagai ukuran kabel yang sering dipakai, dan kemampuannya menghantar arus listrik (KHA). Misalnya, Anda ingin membuat kabel perpanjangan untuk disambung ke sebuah alat elektronik rumah tangga. Misalnya, untuk keperluan menghidupkan kulkas dua pintu yang memakan daya 1.000 Watt. Berdasarkan tabel di atas, Anda membutuhkan kabel dengan nilai KHA 6 Ampere. Yang berarti, gunakanlah kabel dengan luas penampang 1,5mm persegi, sebab 0,75 mm persegi hanya mampu menghantarkan maksimal 880 watt.[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_column_text]

Cek INSTAGRAM kami di @tokolampugajah untuk katalog lampu hias: lampu gantung, lampu taman, lampu cafe, lampu dinding, dan berbagai lampu hias lainnya.

[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_column_text]

UKURAN KABEL UNTUK BERBAGAI PERALATAN ELEKTRONIK RUMAH TANGGA

Lalu kabel dengan ukuran apa yang paling cocok untuk perabotan rumah tangga seperti TV, kompor listrik, AC, kulkas, dan lain-lain? Untuk menjawab pertanyaan tersebut, Toko Lampu Gajah menyediakan informasi dalam bentuk tabel berikut. 

UKURAN KABEL UNTUK BERBAGAI ALAT ELEKTRONIK RUMAH TANGGA
UKURAN KABEL UNTUK BERBAGAI ALAT ELEKTRONIK

 

Menurut tabel tersebut, kabel dengan ukuran penampang 0,75mm persegi (misalnya dengan NYMHY x 0,75 mm persegi) sbenarnya sudah cukup untuk sebagian alat elektronik rumah tangga yang memakan daya besar, kulkas misalnya. Memang lebih aman menggunakan kabel dengan ukuran 1,5mm persegi, tetapi semakin luas penampang kabel, semakin mahal pula harganya.[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_column_text]

Silakan mampir ke Toko Listrik Global Electric dan Toko Lampu Hias "Gajah" Jl.Bantul no. 136 kav. D-E (150 meter Utara dari Ring Road Selatan, depan pasar hewan PASTY) untuk berbagai merk kabel dan ukurannya

[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_column_text]

MENGAPA UKURAN KABEL HARUS DISESUAIKAN DENGAN BEBAN WATT?

Singkatnya: agar aman. Secara teknis, penjelasan lengkap sudah pernah ditulis oleh @duniaberbagiilmuuntuksemua dan cocok sebagai pengetahuan bagi Anda yang sudah memahami dasar-dasar kelistrikan.[/vc_column_text][vc_tta_accordion][vc_tta_section bg_color=”#1e73be” text_color=”#ffffff” title=”baca lebih lanjut..”][vc_column_text]

Sebelum kita memasang suatu instalasi listrik, baik itu instalasi listrik 3 (tiga) phase maupun instalasi listrik 1 (satu) phase, diperlukan berbagai perhitungan yang benar untuk menentukan bahan – bahan listrik yang akan digunakan. Hal yang paling penting dalam suatu instalasi listrik, adalah bagaimana memilih jenis dan ukuran Penghantar kabel listrik yang tepat. Kabel yang terdapat pada suatu instalasi listrik, memiliki jumlah yang berbeda menurut jenis instalasi yang dipasang, baik itu instalasi listrik 1 Phase dan 3 Phase.

Dua jenis Instalasi listrik :

  • Instalasi listrik 1 (satu) phase

Instalasi listrik 1 (satu) phase adalah instalasi listrik yang biasanya menggunakan jaringan 3 (tiga) kabel penghantar utama, yaitu:

  1. Kabel Phase (biasanya menggunakan kabel berwarna merah)
  2. Kabel Netral (biasanya menggunakan kabel berwarna hitam)
  3. Kabel Grounding atau Arde (biasanya menggunakan kabel berwarna kuning dengan garis hijau)

Instalasi listrik 1 phase umumnya yang paling banyak kita gunakan pada instalasi listrik dirumah.
Listrik 1 (satu) phase biasanya memiliki tegangan antara Phase dengan Netral sebesar 220 Vac.

Instalasi listrik 3 (tiga) phase

Instalasi listrik 3 (tiga) phase adalah instalasi listrik dengan menggunakan jaringan 5 (lima) kabel penghantar utama, yaitu:

  1. Kabel Phase R (biasanya menggunakan kabel berwarna merah)
  2. Kabel Phase S (biasanya menggunakan kabel berwarna kuning)
  3. Kabel Phase T (biasanya menggunakan kabel berwarna biru)
  4. Kabel Netral (biasanya menggunakan kabel berwarna hitam)
  5. Kabel Grounding atau Arde (biasanya menggunakan kabel berwarna kuning dengan garis hijau)
  1. Kabel Phase R (biasanya menggunakan kabel berwarna Merah)
  2. Kabel Phase S (biasanya menggunakan kabel berwarna Kuning)
  3. Kabel Phase T (biasanya menggunakan kabel berwarna Hitam)
  4. Kabel Netral (biasanya menggunakan kabel berwarna Biru)
  5. Kabel Grounding atau Arde (biasanya menggunakan kabel berwarna kuning dengan garis hijau)

Instalasi listrik 3 (tiga) phase biasanya digunakan khusus untuk kebutuhan suatu usaha, pabrik atau industri, dan memiliki tegangan sebesar 380 Volt

Ingat :
Pastikan disetiap instalasi listrik yang terpasang dilengkapi dengan kabel grounding. 

Setiap instalasi diharapkan memiliki standarisasi warna kabel penghantar, ini bertujuan untuk mempermudah dalam pemasangan dan perbaikan nantinya.

Hal yang terpenting dalam pemasangan suatu instalasi listrik, adalah bagaimana memilih dan menentukan ukuran kabel penghantar listrik.

Kabel listrik yang akan digunakan pada instalasi listrik tersebut harus mampu dibebani dengan berbagai daya listrik dari berbagai peralatan listrik yang digunakan.Kabel listrik berfungsi untuk menghantarkan arus listrik dari sumber listrik menuju beban daya suatu alat listrik.

Semakin besar daya dari berbagai alat listrik yang digunakan tentunya akan membutuhkan ukuran kabel yang besar pula.

Karena jika beban arus yang besar ditanggung oleh penghantar yang memiliki ukuran kecil atau melebihi kemampuan hantarnya, ini akan menyebabkan suhu kabel menjadi panas, bahkan dapat menyebabkan kabel tersebut terbakar.

Karena itulah dalam menentukan ukuran kabel untuk suatu instalasi listrik adalah hal yang sangat penting.

Kesalahan dalam memilih ukuran kabel yang terlalu kecil dapat menyebabkan resiko bahaya yang fatal (kebakaran).Bagaimana jika kabel yang kita gunakan memiliki ukuran yang lebih kecil dari beban arus yang ditanggungnya ?
Seperti yang kita bahas sebelumnya, jika ukuran kabel terlalu kecil dapat menyebabkan suhu kabel penghantar tersebut menjadi panas dan bahkan bisa terbakar.

Selain itu ukuran kabel yang terlalu kecil juga dapat menyebabkan kerugian tegangan yang lebih besar (Tegangan Drop).

Bagaimana kalau kita menggunakan kabel yang memiliki ukuran jauh lebih besar, melebihi Total  Arus listrik yang ada ?
Jika kita menggunakan kabel penghantar listrik yang lebih besar, dan bahkan jauh melebihi kebutuhan total arus listrik yang akan ditanggung kabel tersebut, hal ini memang jauh lebih baik.

Jika kemampuan hantar Arus kabel yang digunakan jauh lebih besar melebihi beban arus maksimal pada instalasi tersebut, Kabel tidak akan mengalami peningkatan suhu.

Namun jika dipandang dari segi biaya (ekonomi), Harga beli kabel akan menjadi meningkat, dan hal ini menjadi suatu pemborosan biaya.

Continue reading “JENIS-JENIS KABEL LISTRIK: MACAM-MACAM DAN UKURAN KABEL”